Yuk Melihat Proses Pembuatan Batako Milik Warga Pati di Batam

Selasa, 17/10. Batako adalah salah satunya bahan untuk bikin satu bangunanan. Tidaklah aneh banyak yang memakai batako selaku bahan tambahan untuk mengkokohkan bangunan. Tetapi tidak beberapa orang tahu cara membuat batako itu. Muhamad Ridwan atau umum di panggil Ridwan ini adalah masyarakat asli Pati yang mengelana di Batam dan meningkatkan usaha batakonya.

“Usaha batako ini saya awal bulan November 2018 sampai saat ini, kurang lebih telah berjalan 2 tahunan” bebernya.

Baca Juga : Batako

Untuk pengerjaan batako memerlukan 2 bahan yaitu pasir dan semen, untuk perbandingannya beliau umumnya memakai gerobak artco selaku ukuran yaitu 5 gerobak pasir digabung dengan semen sak ukuran 40 kg kemudian ke-2 bahan di aduk memakai sekop, sesudah rata selanjutnya dikasih air seperlunya, untuk teksturnya tidak basah tidak kering kemudian adonan batako siap di bikin memakai cetakan manual.

Saat sebelum di bikin dikasih alas papan pada cetakan supaya gampang dibawa untuk selanjutnya langsung dijemur di bawah cahaya matahari. Tidak sampai disana batako yang di jemur dubawah matahari sepanjang 8 jam batako harus di sirami sama air untuk jaga kualitas batako, kemudian dijemur kembali sepanjang 1-2 hari bergantung cuaca. Sesudah jadi batako siap dipakai dan ditawarkan.

“Untuk marketingnya umumnya kami mengugunakan sosial media untuk memudahkan capaian supaya produk kami dapat lebih diketahui, kami masuk juga toko material dengan mekanisme nota/invoice.” Paparnya.

Simak Juga : harga batako hebel

Di awal wabah pemasaran batako punya masyarakat Pati ini ikut juga terimbas, keinginan barang turun sebab banyak pembuatan rumah dan project banyak yang berhenti, tetapi untuk sekarang ini mulai kembali normal.

“Keinginan nantinya mudah-mudahan wabah ini selekasnya berakhir. Mudah-mudahan produksi dan pemasaran kami makin lancar dan berkembang,” bebernya.

READ  Menakar Kekuatan Baja Ringan

Comments are closed.