4,1 Persen Pasar Semen Tanah Air Dikuasai Semen Merah Putih Loh

Sekarang ini, PT Cemindo Cemerlang yang, produsen semen Merah Putih mempunyai pabrik di 4 tempat menghasilkan 6,75 juta ton semen per tahun.

Dengan suport ke-4 pabrik itu, PT Cemindo Cemerlang sudah kuasai seputar 4,1 % market share semen di Indonesia.

“Ini karena jaringan distribusi serta penjualan di Sumatera, Kalimantan, Jawa, Bali serta Nusa Tenggara,” kata Direktur PT Cemindo Cemerlang, Andre Vincent Wenas waktu tanda-tangani Naskah Kerja sama (MoU) Penyelamatan Objek Penting Nasional Teritori Pabrik Semen Merah Putih di Bayah dengan Kapolda Banten di Serang Banten, Sabtu (12/8/2017).

Andre menyebutkan empat pabrik itu ada di Pabrik Semen Terpadu di Bayah (Banten), dengan kemampuan produksi 4 juta ton semen per tahun, pabrik penggilingan di Ciwandan (Banten) dengan kemampuan produksi 1,75 juta ton semen per tahun.

Selanjutnya pabrik penggilingan di Gresik (Jawa Timur), dengan kemampuan produksi 1 juta ton semen per tahun, dan pabrik pengemasan di Wajok (Kalimantan Barat), dengan kemampuan pengemasan 500.000 ton semen per tahun.

Berkaitan penandatanganan Naskah Kerja sama (MoU) Penyelamatan Objek Penting Nasional Teritori Pabrik Semen Merah Putih di Bayah dengan Kapolda Banten, Andre menyebutkan untuk cara taktiks jamin keamanan objek penting nasional bagian industri yang berperanan penting buat perekonomian sesuai mandat pemerintah.

Simak Juga : semen merah putih

MoU itu diberi tanda tangan oleh Direktur PT Cemindo Cemerlang, Andre Vincent Wenas, serta Kapolda Banten, Brigadir Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, di Serang, Banten, Sabtu, 12 Agustus 2017.

“Agunan serta perlindungan keamanan ini akan meningkatkan investor lain untuk memberikan investasinya di Banten hingga akan menggerakkan perkembangan ekonomi,” kata Andre.

Pabrik Semen Merah Putih yang berada di Bayah, Banten Selatan ini, termasuk juga dalam program Masterplan Pemercepatan serta Pelebaran Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang digerakkan pemerintah.
MoU di antara Semen Merah Putih serta Kapolda Banten ini searah dengan mandat Ketetapan Presiden Nomor 63 Tahun 2004 mengenai Penyelamatan Objek Penting Nasional serta objek spesifik.

Penyelamatan objek penting nasional (Obvitnas) serta objek spesifik sekarang berbentuk satu pintu di bawah naungan Dit Pam Obvit.

READ  Bahan Bangunan Ini Dikenal Paling Ramah Lingkungan Loh

“Lewat MoU ini kami mengharap operasional pabrik bisa terbangun dari semua masalah. Kecuali Polri, tentu saja diperlukan suport Pemerintah Wilayah serta peranserta warga,” tuturnya.

Kapolda Banten mengatakan industri agar bisa bekerja memerlukan kestabilan keamanan. Ini jadi pekerjaan Polri untuk memberikan dukungan terbentuknya situasi itu hingga pekerjaan ekonomi bisa berjalan baik.

“Kami menyongsong baik MOU ini. Serta kami mengharap dapat memberikan dukungan proses pekerjaan industri hingga dapat berjalan sesuai dengan warga,” tuturnya.

Comments are closed.